Selasa, 14 September 2010

Transportasi Menuju Melak-Sendawar, Kutai Barat

Taksi air menyusuri Sungai Mahakam, Kaltim
Saya tinggal di pedalaman Mahakam, Kaltim. Tepatnya di Melak, Kabupaten Kutai Barat. Melak adalah salah satu dari tiga kecamatan yang merupakan bagian dari kota Sendawar, ibukota Kutai Barat. Kutai Barat merupakan kabupaten yang luas, sebanding dengan luas Propinsi Jawa Tengah ditambah Kabupaten Bantul, DIY. Wilayah Kutai Barat seluas 33.052 km^2, Jawa Tengah seluas 32.548,c km^2 dan Bantul 506,8 km^2.

Banyak teman di daerah Ilir yang belum pernah ke sini, seperti Samarinda dan Balikpapan, menanyakan tentang transportasi ke Kutai Barat. Oleh karenanya, sekalian saja saya posting di blog ini. Siapa tahu ada juga yang butuh informasi selain teman-teman saya.

Untuk ke Melak (Sendawar) bisa dicapai melalui tiga jalan:

1. Jalan darat
Estimasi jarak antara Samarinda-Melak adalah sebesar 350 km, bila dari Balikpapan sejauh 465-an km. Dari Samarinda kita bisa naik bus atau mobil kijang dari Terminal Sungai Kunjang. Tarif bus sebesar Rp 80.000,- sedangkan kijang rata-rata Rp 150.000,- (dekat sopir dan tergantung jenis mobil, Avansa, Xenia atau apa). Durasi normal sekitar 7-8 jam. Bus tersedia hingga tengah hari sedangkan Kijang siang dan malam, asal ada penumpang. Biasanya bus akan transit untuk rehat dan makan minum di kampung Resak, Kec. Bongan, Kutai Barat yang dianggap wilayah pertengahan.

2. Jalan sungai
Kita bisa naik kapal (taksi air) dari Pelabuhan Feri Sungai Kunjang. Setiap hari berangkat pukul 7 pagi, sebanyak 2 buah. Yang satu tujuan Melak, satunya lagi Long Bagun. Kapal akan transit di Tenggarong, Kotabangun. Kapal juga akan menurunkan atau menaikkan penumpang di kampung-kampung sepanjang Mahakam. Tarif kapal, untuk lantai dasar Rp 100.000,- sedangkan lantai atas Rp 120.000,- dengan tambahan fasilitas kasur, bantal, kipas angin, bagasi dan stop kontak (siapa tahu mau main laptop selama perjalanan). Tarif di atas belum termasuk konsumsi. Waktu perjalanan antara 15-20 jam. Tergantung jumlah penumpang dan barang, debit air (arus) dan tentu saja kondisi mesin kapal.

3. Jalan udara 

Terdapat pesawat udara yang dilayani oleh Bintang Sendawar, yang melayani penerbangan dari Balikpapan dan transit di Samarinda. Kebetulan saya belum pernah memakai jasanya, jadi gak tahu bagaimana tarif dan jadwal. Tapi bisa koq dicari vi Google. Demikian, mudah-mudahan berguna.

7 komentar:

Lyla mengatakan...

saya dulu pernah ke balikpapan, kotanya lebih rapi dan bagus daripada banjarmasin... tapi gak sempet ke Kutai..

Joni-Joni-Joni mengatakan...

pantas di coba nih taksi airnya hehe...:Dklo di sungai musi adanya kapal ketek *ntah apa sebutannya di sana....:D ada juga kapal pesiar...:)

Qosim Abi Aziyz mengatakan...

@joni: klu sya senang menyebut kapal, orang-orang ada yg mnybut taksi air. Kalau kpl yg kecil disebut ces, ada jua klotok. Kapal pesiar, nah di mahakam ilir ada galangannya. Makasih ya Wong Kito
@lyla: mbak tinggal d mana? sering2 sj ke kaltim :)

AmruSite mengatakan...

Wah jd pingin ke Mahakam nih, heheheh
Mohon maaf lahir bathin sob,,,

putra mengatakan...

Salam knl saya juga tinggal di melak, untuk perjalanan melak samarinda saya selalu menggunakan taksi xenia

0 mengatakan...

pak saya wartawan metro tv, jakarta. kebetulan saya biasanya meliput wilayah2 pedalaman sampai perbatasan untuk mengangkat kehidupan rakyat setempat. tertarik juga berkunjung ke kutai barat. saya baru sampai tenggarong saja di sungai mahakam.

saya ingin mencoba taksi air itu, kalau bisa sampai pangkalnya sungai mahakam.

bila berkenan sy dibantu ya kalau mau meliput kesana. nama saya hendro, email: thevisnu@yahoo.com

trims

Qosim mengatakan...

@mas hendro: sayang sekali, saya sekarang tinggal di Palembang. Jadi, mohon maaf, tidak bisa membantu. Jika ada yang ingin ditanyakan tentang kutai barat silakan kirim email ke kukila76@gmail.com, jika ada waktu akan saya balas, insya Allah.